Fajar hari ini lukiskan senyummu…
Apa kabarmu disana, duhai sang Dewi?
Terus terucap tentangmu walau masih di nurani.
Iringi bahagia jiwa hingga palunggnya.
Mahadewi, jika tak kuungkap indahmu, adakah harus terus kusimpan didada.
Harap meresap gita temu mengalun syahdu.
Fajar hari ini goreskan anggunmu.
Aku memang belum begitu mengenalmu, tapi dirimulah yang membuatku ingin mengenalmu.
Merangkai tanya setiap ku mengucapmu.
Aku hanya bisa melukiskanmu dari sini.
Walau nanti pengawal cinta membawaku pergi.
Tuhan, ingin kusapa melati-Mu
Yang merekah, begitu indah…
Doa-doa yang kukirimkan bersama gerimis…
Adakah mengetuk kamarmu?
Kala subuh beranjak dan mimpi semakin jauh.
Selalu saja ada sisa dari tiap percakapan kita, tentang cerita rahasia yang berakhir tanya.
Tentang asa yang datang hanya dalam mimpi.
