Ini adalah sajak terakhir
Yang kutulis dengan air mata dan darahku.
Sebab luka telah lama menganga.
Sungguh!!
Butuh banyak tenaga.
Untuk mengajakmu memaknai warna telaga.
Ini adalah sajak terakhir
Yang kutulis dengan air mata dan darahku.
Sebab luka telah lama menganga.
Sungguh!!
Butuh banyak tenaga.
Untuk mengajakmu memaknai warna telaga.