Dedicated to Rany

By Fahrul Nizar

Malam terlihat lelah, dan ia lepaskan jubahnya yang hitam.

Dan siangpun menjadi terang.

Masih saja parasmu terbenak di syaraf-syaraf otak.

Duhai Mahadewi…

Betapaindah Sang Agung memahatmu, melukismu & mewarnaimu.

ingin ku meraihmu, namun kaulah sang gunung.

ingin ku menyentuhmu, namun kaulah rembulan.

Jika…

Ada kesempatan satu kali saja, atau satu hari saja.

Untuk kita bersua…

Maka akulah mentari yang memberimu sinar.

Akulah tumbuh-tumbuhan yang menghijaukan tebingmu.

Dan kau lah sampan…

Sampan yang terapung di samudra…

Samudra adalah aku.

Samudra adalah cinta. 

Cintaku untukmu. 

2 Responses to “Dedicated to Rany”

  1. adhinatalia Says:

    bila saja kau bisa, mewujudkan cintamu seindah kau merangkai kalimat2mu…
    andai saja kau mampu menggugah nirwana dengan kekuatan hatimu…

    kurasa saat itu, aku akan melihat dirimu
    dalam kebijaksanaanmu yang mantap..

    keep fighting! ;p

  2. handris Says:

    Buat kamu yang pengen dengerin tembang2 Indonesia, Dengerin aja SMEZHO FM Ponorogo Radio Online barengan sama dj2 yg masih abg bgt. Caranya Klik http://www.smezhofm.it.pn

Leave a Reply